Menulis Itu Perlu

Blog ini sudah mengudara cukup lama, tapi isinya (saat artikel ini ditulis) masih sangat sedikit. Memang di dunia blogging konten atau artikel itu unsur terpenting, dimana salah satu tujuannya adalah untuk memperoleh pundi-pundi dari iklan. Dengan konten yang bagus, informatif, dan menarik netizen akan sangat senang dan betah berlama-lama disana. Meski begitu, saya pribadi tidak menjadikan blog sebagai salah satu sumber pendapatan pasif sehingga saya tidak (mungkin belum) memasang iklan di blog ini, hanya saja di benak saya ada perasaan tidak nyaman dan merasa tanggung jawab saya sebagai seorang blogger masih sangat kurang. Memang blog ini saya rawat, tapi masih sebatas sistemnya sedangkan untuk konten masih sangat jarang saya pelihara.

Hari ini (27 Juni 2019) saya mengikuti ujian seleksi untuk meneruskan studi saya ke jenjang doktoral. Proses seleksinya sendiri terbagi dua tahap. Tahap pertama adalah tes kompetensi, di sesi ini dibagi menjadi dua bagian: tes kemampuan bahasa inggris dan tes potensi akademik dan keduanya merupakan tes tertulis. Tahap kedua adalah wawancara. Di tahap ini saya diberikan beberapa pertanyaan mulai dari alasan melanjutkan studi sampai pada akhirnya saya juga harus menjabarkan rencana penelitian. Alhamdulillah proses seleksi dari mulai tes potensi akademik hingga wawancara dapat dilaksanakan dengan lancar. Namun, setelah selesai wawancara saya kembali teringat pertanyaan yang pertama tadi: alasan kenapa melanjutkan studi ke doktoral.

Di perjalanan pulang saya melipir ke sebuah warung kopi teman saya di daerah Dago Pakar, Bandung dengan niat bersantai sejenak dan tentunya ngopi. Nama warung kopinya Armor Kopi Leuit, artikel ini pun ditulis disini. Untuk menjawab pertanyaan yang terus terpikirkan itu saya mulai dengan mencari tahu kembali tujuan mendasar dari jenjang pendidikan mulai dari sarjana (S1), magister/master (S2), hingga doktor (S3). Dan ketemulah beberapa artikel ini, ini, dan ini. Akhirnya jawaban pun saya temukan, dan kesimpulan saya buat: doktor itu adalah seorang peneliti yang menuliskan hasil pencapaian ilmiahnya.

Ngopi do Armor Leuit

Bersantai di Armor Kopi Leuit

Saya jadi merasa malu sendiri. punya blog tapi sangat jarang menulis, memiliki pengetahuan tapi tidak membagikannya kepada orang lain melalui tulisan ilmiah. Tulisan adalah sebagai salah satu sarana untuk memindahkan pengetahuan dan wawasan.

Ternyata menulis itu perlu!

Dan ditetapkanlah blog ini akan memiliki tujuan lain, yakni menjadi sebuah tempat untuk belajar menulis dan juga tentunya sebagai sarana berbagi opini, pengalaman, dan wawasan. Akhir kata, terima kasih telah bersedia membaca artikel yang saya tulis disini. Jangan lupa juga untuk mampir ke blog saya yang lainnya jika ingin mencari artikel seputar teknologi dan tutorial-tutorial.

Move On Lagi

Yapz, hari ini saya mendeklarasikan bahwa saya telah move on. Bukan pindah ke lain hati dari hati mantan lho ya, melainkan pinsah dari suatu penyedia layanan ke penyedia layanan lain.

Awalnya saya menggunakan Github untuk menyimpan kode program yang saya buat dan tentunya kode program hasil fork, beberapa waktu kemudian saat proyek yang saya kerjakan bukan untuk konsumsi publik diputuskanlah sebagian memindahkan repositori yang ada di Github ke Bitbucket. Alasannya karena Github mengharuskan kita membayar untuk dapat menggunakan private repoaitory, sedangkan di Bitbucket kita dapat menggunakan secara cuma-cuma alias gratis. Continue…

120 Hari Menjalani

Juli, Agustus, September, Oktober. Bukan sedang belajar menghafal nama bulan kalender Masehi, namun baru saja teringat bahwa tak terasa sudah empat bulan semenjak beberapa kejadian di bulan Juli, entah itu kejadian yang menyenangkan maupun yang mengenaskan.

Pertengahan Juli 2015 adalah saat dimana mengenal lebih dekat dia dan keluarganya. Senang, karena saat itu pula kami memiliki quality time bersama sehingga hal itu membuat kami menjadi lebih saling mengenal satu sama lain. Continue…