Alunan Melodi Aneh Radiohead

ANEH! Ya, itulah satu kata yang bisa menggambarakan musik dari sebuah band Radiohead. Mulai dari lirik, video klip, bahkan sampai isi dari lagu-lagunya. Namun itulah mungkin satu hal yang menjadikan Band ini digemari. Bagi saya sendiri meski lagu-lagunya dan video klipnya aneh, namun alunan melodinya tetaplah enak didengar.

Adapun isi dari lagu-lagu band ini mayoritas berisi pesan sinisme, sindiran, amarah dan kritikan dari lingkungan sekitar. Berikut beberapa lagu yang menarik dari Radiohead.

Smooth Metal Playlist

Apa jadinya jika musik cadas alias metal atau progressive rock diaransemen ulang dengan style musik yang lebih smooth tapi tetap dengan karakter vokal yang gahar? Kalau menurut gue pribadi sih agak lucu juga, asik, enak diajak jingkrak-jingkrak tapi tetep kalem. Cocok dijadikan musik pengiring di pagi hari biar membakar semangat tapi tetap tidak terlalu dar der dor riweuh yang bisa bikin rusuh tetangga. Silahkan kupingin aja sendiri playlist dibawah ini.

Teruntuk Engkau Yang Disana

Kupandang langit kelabu ada asa dalam kalbu semoga hari esok dan esoknya lagi tak akan menjadi hari yang kelabu. Ada rasa rindu kala awan kelabu menutupi langit biru.

Rindu kepada seseorang yang kurindukan. Seorang yang kuharapkan tuk jadi teman saat dimana ku menatap langit biru maupun kelabu.

Teruntuk engkau disana yang kurindukan, kuharap suasana hatimu tak sama seperti langit kelabu di jelang menuju tahun Masehi yang baru, di awal tahun Hijriyah yang baru.

Semoga kelak di tahun yang baru hari-harimu dipenuhi haru bahagia. Semoga tak ada derita dan lara. Aku disini hanya bisa berdoa.

Istirahatlah Jika Kau Lelah

Semua hal di dunia ini memiliki batas, entah itu tata surya, makhluk baik yang terlihat nyata yang bisa kita lihat dengan mata kita dan kita dengar dengan telinga kita maupun makhluk lain yang tak bisa kita lihat wujudnya, atau benda-benda karya dari manusia. Hanya Sang Pencipta lah yang tak memiliki batasan.

Sebuah pisau jika dia digunakan untuk memotong atau mengiris terus menerus maka lambat laun pisau tersebut akan menjadi tumpul. Sebuah pohon yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun meski semakin tua dia semakin kokoh namun tetap pada akhirnya pohon tersebut memiliki batas usia juga. Sebuah batu, meski hanya benda tak bernyawa tapi dia dapat habis terkikis oleh tetesan air. Mesin secanggih dan sekuat apapun bahan yang digunakan untuk membuatnya, dalam jangka waktu beberapa tahun atau mungkin hanya beberapa bulan akhirnya bisa rusak juga. Continue reading “Istirahatlah Jika Kau Lelah”

Kita Juga Koruptor

Banyak masyarakat yg menuding banyak pejabat dan aparat itu koruptor, pernahkah mereka sadar bahwa mereka sendiri banyak yg jadi koruptor?

Terutama para pengendara di jalan raya. Disengaja atau karena terpaksa sering sekali kita merampas hak pejalan kaki dan atau pengendara lainnya, entah saat berhenti di lampu merah, saat di kemacetan atau saat para bikers menaiki trotoar. Continue reading “Kita Juga Koruptor”

Mereka Yang Tak Bisa Kembali

Dalam hidup ada beberapa hal yang tak bisa kita kembali kepadanya, atau tak bisa kita ambil kembali. Menyesal itu wajar karena kita tidak bisa mencapai apa yang kita harapkan, namun janganlah hidup dalam penyesalan. Karena itu menghargai sesuatu hal yang sangat berharga itu merupakan sebuah keharusan jika kita tak ingin hidup dihantui perasaan menyesal.

Waktu adalah sebuah hal yang sangat amat teramat berharga anugerah dari yang Maha Kuasa kepada seluruh ciptan-Nya. Setiap detik, bahkan per sekian mili detik waktu sekalinya kita melangkah dari saat ini ke detik berikutnya maka momentum sebelumnya tak akan kita dapatkan kembali. Continue reading “Mereka Yang Tak Bisa Kembali”

Purwakarta, Sebuah Kota Yang Tertata

Jum’at, 29 Agustus 2014 kemarin mendadak saya dan empat orang kawan harus beranjak dari Sukabumi ke Purwakarta. Tujuannya sih menghadiri undangan dari Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat yaitu kak Dede Yusuf sekaligus ada beberapa hal yang ingin kami konsultasikan dengan beliau menyangkut pengembangan sebuah aplikasi pramuka. Continue reading “Purwakarta, Sebuah Kota Yang Tertata”

Ke Purwakarta Demi Pramuka

Ceritanya nih saya bersama kawan saya yaitu kang Mulyana Sandi, kang Geri Sugiran, non Defira NC, den Fahmi Basya, ceu Ai, adinda Ida Royani, dan Ikbal Permana dibawah asuhan om Fajar Eri Dianto sedang mengembangkan sebuah aplikasi pramuka yang didukung oleh Cipta Media Seluler. Aplikasi ini sendiri nantinya dapat digunakan di beberapa platform. Nah, dikarenakan kami membutuhkan sumber data, maka kami harus mencari dan mengumpulkan data dari kawan-kawan pramuka, termasuk salah satunya dari kak Dede Yusuf selaku ketua kwartir daerah Jawa Barat. Continue reading “Ke Purwakarta Demi Pramuka”

Mengistirahatkan Lahir Batin Dengan Kopi

Sore ini cuaca sungguh cerah di wilayah Karangtengah Cianjur dan sangat menggoda untuk menikmati hidup dengan cara tiduran santai. Setelah berpijak dari Kota Kembang kini sejenak menikmati dulu secangkir kopi gratis di Masjid Darussalam Cianjur, tentunya setelah melaksanakan sholat ashar.

Gratis? Ya begitulah, unik memang. Para jamaah atau orang yang numpang beristirahat disini diberikan kopi atau minuman hangat lain seperti bandrek secara cuma-cuma. Hmmm, sebenarnya tidak juga sih. Hanya dengan berinfak seikhlasnya kita sudah bisa mendapatkan minuman dan tempat berteduh. Anggap saja sedang bersantai di kafe. Continue reading “Mengistirahatkan Lahir Batin Dengan Kopi”