Tuhan memang Maha Adil, Dia menciptakan sesuatu secara seimbang. Bukan hanya berpasangan, namun dibalik seburuk-buruknya hal tersebut selalu ada sisi baiknya. Seperti kanan yang berpasangan dengan kiri, atas dengan bawah, pria dan wanita, serta hal lain yang hampir selalu berpasangan.

Kaki takkan bisa melangkah dengan baik jika mereka melangkah bersamaan, tapi jika mereka melangkah beriringan meski tidak selalu berada di posisi yang sama maka mereka dapat bekerja dengan baik. Seperti itu pula hidup, tak selalu hari-hari kita ditaburi bunga-bunga. Ada kalanya kita mendapatkan suatu kejadian yang tak terduga yang bisa saja kejadian tersebut baik atau buruk, menyenangkan atau malah menyedihkan atau bahkan membuat kita menjadi tersulut emosi.

Ikhlas, adalah satu hal yang sangat mudah diucapkan namun sulit untuk dilakukan. Saat kita kehilangan sesuatu yang berharga maka kita dapat berubah menjadi orang yang sangat berbeda. Bisa menjadi lebih baik atau bisa juga malah lebih buruk, semua itu bergantung pada cara kita menyikapinya.

Rasa sakit, tangisan, dan jeritan sudah menjadi bagian dari keseharianku selama beberapa minggu ini. Disini, di tempat berdiam diri saat ini lalu lalang orang yang menjadi pasien patah tulang setiap hari kulihat dan kudengar.

Banyak hal yang kupelajari, diantaranya kesabaran dan keikhlasan. Dengan ikhlas ternyata kita menjadi lebih sabar, dan dengan sabar kita dapat menjadi pribadi yang lebih menyenangkan, entah bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Percayalah, dalam setiap luka yang kita dapatkan akan ada hal lain yang bisa kita rasakan suka, dengan syarat ikhlas dan bersabarlah.

Published by Aris Ripandi

My name is Aris Ripandi, a lecturer and indie web app developer who likes to handle complex problems with simple and elegant solutions. I also have interest with WordPress, DevOps and loves to learn new technologies.