Hari ini tepat pukul kosong-kosong lewat beberapa detik Waktu Indonesia Bagian Barat, bertempat di kampus tempatku bekerja dan mengabdi saat ini. Entah kenapa mata ini masih saja masih belum memberikan sinyal untuk terlelap. Ah mungkin karena siklus tidurku yang sudah kacau balau. Saat ini banyak hal terlintas di pikiranku, entah itu yang memang tak sengaja terpikirkan maupun yang memang sedang kupikirkan.

Hal yang tak sengaja terpikirkan diantaranya kenangan di masa lalu, hari-hari yang lalu yang telah kulalui. Entah itu hal yang baik maupun hal yang tak baik yang pernah kulakukan sebelumnya. Dan hal yang memang sengaja sedang kupirkikan ialah perencanaan untuk hari esok yang dalam artian adalah masa depan. Oiya, saat kutulis ini kotak masuk surel pun sedang dibanjiri pesan dari banyaknya layanan di dunia maya yang dimana aku terdaftar didalam sistem mereka. Katakanlah Kaskus, LinkedIn, Twitter, Forum Mikrotik dan ah banyak sekali sampai-sampai tak bisa kuingat satu persatu terkecuali jika kucari namaku sendiri di mesin pencari terhebat sejagat saat ini. Mau tahu apa isi dari surel-surel tersebut? Selain ringkasan feed artikel situs dan blog favoritku, ada beberapa diantaranya yang berisi … hmm sebaiknya tak kusebutkan apa isinya untuk suatu alasan 🙂

Ada rasa takut yang muncul saat teringat kesalahan yang pernah kulakukan di masa lalu dan itu membuatku menjadi paranoid terhadap semua hal. Takut untuk menjalani kehidupan, takut akan dosa apa yang mungkin entah akan kulakukan di kemudian hari. Hampir setiap hal disekitarku dapat mengingatkanku akan kesalahan-kesalahan itu dimanapun dan kapanpun. Namun, saat sisi lainku memikirkan hari esok, ada suatu energi positif yang mendorongku dan memberikan semangat untuk tetap menjalani sisa hidup.

Di satu sisi kesadaranku mengatakan bahwa aku harus membenahi diri, bukan hanya dari perilaku tapi dari segala aspek. Tapi di sisi lain dimana itu adalah sisi gelap diriku berbisik: nikmati saja hidup ini selagi kau masih muda, urusan dosa itu urusan hari tua.

Hei, ingatlah tak ada manusia yang tahu kapan malaikat Izrail akan menjemputmu.

Ah sudahlah, berdebat dengan diri sendiri tak akan pernah akan selesai. Yang kuharapkan sekarang adalah semoga selalu diberikan kemudahan dalam menjalani setiap urusan dan diberikan jalan yang terbaik oleh Dia sang maha pencipta, maha pemberi, dan maha segalanya. Sering kudengar dari para ahli bahwa salah satu berkah bulan Ramadlan adalah akan dikabulkannya doa yang kita panjatnya kepada-Nya.

If I die tomorrow
I’d be alright

Because I believe

That after we’re gone

The spirit carries on

Sambil diiringi lantunan melodi dari Dream Teather, kuharap semoga hari Kamis ini akan menjadi hari yang berbuah manis dan semoga hari esok dan hingga malaikat Izrail menjemput akan menjadi hari-hari yang tidak akan pernah terperosok kedalam dosa serta menjadi hari-hari dimana pribadiku menjadi lebih baik.

I may never find all the answers
I may never understand why

I may never prove

What I know to be true

But I know that I still have to try

Oiya, semoga pula pagi nanti bisa datang ke kantor tanpa harus berpakaian klimis di hari Kamis.

Published by Aris Ripandi

My name is Aris Ripandi, a lecturer and indie web app developer who likes to handle complex problems with simple and elegant solutions. I also have interest with WordPress, DevOps and loves to learn new technologies.